penyebab bunuh diri adalah karna terguncangnya jiwa seseorang karna suatu tekanan atau masalah hidup yang tak kunjung ada jalan keluarnya,sedangkan sipelaku bunuh diri tidak punya pegangan atau pedoman dalam hidupnya untuk mencari jalan keluar pada masalahnya tersebut.
dijepang ada istilah harakiri atau bunuh diri yang sudah jadi tradisi di zaman samurai yaitu jika seorang samurai kalah bertempur dia bunuh diri demi kehormatannya, itu sudah tradisi kuno dan jangan jadi tradisi lagi di zaman sekarang,
tapi di zaman sekarang tradisi bunuh diri manjadi trend kembali seperti lompat dari gedung tinggi,gantung diri,bakar diri,minum racun serangga bahkan ada yang memotong lehernya sendiri, itu semua tindakan bodoh sia-sia,karna bunuh diri tidak menyelesaikan masalah malah akan menambah masalah yang lebih rumit,bayangkan keluarga sipelaku bunuhdiri akan menanggung malu belum lagi dalam agama tindakan bunuh diri dikutuk tuhan,
akhir-akhir ini di indonesia sering terjadi kasus bunuhdiri dan motifnya karna alasan cinta dan ekonomi ironis memang,setiap tahun kasus bunuhdiri meningkat,
fenomena ini harusnya jadi perhatian semua pihak,
jangan hanya sekedar melihat dan menyalahkan sipelaku tapi cari kenapa si pelaku ingin melakukan tindakan nekat tersebut.
berikut ini saya mencoba memberi sedikit tips agar kita bisa mencegah seseorang bunuhdiri.
1.jika anda menemui sodara atau orang terdekat anda melamun dan murung hendaklah anda menanyakan apa masalah dan beban yang dia alami.
2.usahakan dia bercerita tanpa ada yang disembunyikan dan jadilah pendengar yang baik dulu dan berusaha meyakinkan membatalkan niatnya.
3.jangan menyudutkannya dan memojokannya karna jiwa dan psikologis nya sedang terguncang berilah solusi dan menenangkannya dulu,
4.tetap anda dampingi agar mudah dipantau kemana pun sipelaku pergi dan jika dikamar usahakan pintu kamarnya jangan dikunci,
5.jauhkan benda-benda berbahaya seperti pisau,silet tali tambang,paku,racun serangga,korek api dan bensin dan jauhkan sipelaku dari gedung yang tinggi.
6.jika perlu anda mintalah bantuan psikolog atau tokoh agama agar sipelaku mendapat pencerahan rohani,
catatan penting :berusahalah tetap tenang dan bijak menghadapi sipelaku,
demikianlah tips dari saya semoga bermanfaat,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar